Kobennews.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mencatat sebanyak 4.300 warga telah memanfaatkan aplikasi Cantin (skrining dan pendampingan calon pengantin) sejak awal 2025 hingga Juli 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraini, menyebutkan bahwa angka tersebut terus meningkat seiring gencarnya sosialisasi bersama Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah setempat.
“Jika ada calon pengantin yang mengurus rekomendasi nikah di KUA, mereka akan diarahkan ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan. Pendaftaran juga bisa melalui aplikasi Tangerang Live sehingga lebih mudah menyesuaikan jadwal,” ujarnya, Selasa, 9 September 2025.
Dini menjelaskan, hasil skrining secara umum menunjukkan calon pengantin dalam kondisi sehat. Namun, pihaknya menemukan sejumlah kasus anemia, terutama pada calon pengantin perempuan.
Kondisi ini, katanya, berisiko terhadap kehamilan dan tumbuh kembang anak yang akan dikandung.
Meski demikian, Dini menegaskan hasil pemeriksaan kesehatan tidak akan menjadi penghalang atau alasan pembatalan pernikahan.
“Skrining ini justru menjadi dasar pertimbangan agar calon pasangan lebih siap secara fisik dan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” tandasnya.
Program Cantin menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sejak sebelum pernikahan, guna mencegah risiko penyakit dan memastikan generasi yang lebih sehat di masa depan. Fajrin
