Komunitas Taman Potret (KOTRET) sukses menggelar pameran fotografi bertajuk “Jejak Budaya dan Modernitas” di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang. Pameran yang berlangsung 15-16 Agustus 2025 tersebut juga memperingati 1 dekade berdirinya KOTRET.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Sumangku mengapresiasi perjalanan 1 dekade. “KOTRET harus terus bergerak agar tidak terpepet,” tuturnya, Jumat (15/8/2025).
Sumangku juga berharap agar ke depan KOTRET bisa mengedepankan kolaborasi dengan berbagai komunitas untuk menghidupkan kebudayaan di Kota Tangerang. Lewat berbagai fasilitas yang dimiliki Pemkot Tangerang, Sumangku mendorong agar ke depan Gedung Seni Budaya bisa rutin menyelenggarakan pameran. “Minimal 2-3 bulan sekali ada pameran di sini,” tuturnya.
Ketua Pelaksana Pameran Fajrin Raharjo menyebut, pameran menampilkan 40 karya foto dari 10 orang pameris. “Foto tersebut berasal dari teman-teman anggota KOTRET, jurnalis, sampai mahasiswa,” tuturnya. Tak hanya memamerkan foto, Fajrin menyebut KOTRET juga mengadakan diskusi fotografi bertajuk “Tantangan Fotografer di Era Global” bagi pengunjung yang hadir.
Sementara itu, Mahasiswa Universitas Buddhi Dharma Magdalena mengaku senang dapat berpartisipasi dalam pameran tersebut. “Karya teman Mahasiswa Buddhi Dharma berjudul “Limbah Rupiah” dipamerkan juga di sini,” tuturnya di sela-sela acara.
Magdalena menyebut, potret “Limbah Rupiah” berusaha menyajikan realitas pengepul sampah yang sedang mencari pundi-pundi rupiah di Panunggangan Utara, Kota Tangerang. Menurutnya, proses pengambilan foto merupakan tantangan tersendiri. “Agak sulit karena lokasi foto yang berada persis di bawah jalan tol. Kami menunggu momen yang pas,” tambahnya. (Luigi)
