Kobennews.id -Produk sandal Minimax asal Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kembali menembus pasar nasional dengan berpartisipasi dalam ajang Inacraft 2026 yang digelar pada 4–8 Februari 2026.
Pendiri Minimax, Renny Octavia, mengatakan keikutsertaan dalam Inacraft 2026 menjadi yang ketujuh kalinya sejak merek tersebut berdiri. Partisipasi tersebut tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf).
“Selama tiga tahun terakhir, kami Alhamdulillah difasilitasi oleh Pemkot Tangerang melalui proses kurasi. Tahun 2024 kami ikut kurasi, dan pada 2025 bisa kembali tampil karena sebelumnya meraih juara dua kategori kriya pada Inacraft Award 2024,” ujar Renny saat dihubungi, Selasa, 3 Februari 2026.
Pada Inacraft 2026, Minimax menghadirkan layanan purnajual sebagai nilai tambah bagi konsumen. Pembeli dapat memperbaiki sandal yang telah dibeli, baik penggantian karet maupun bagian atas (upper) sandal.
“After sales service kami sediakan. Kalau karet sudah habis atau ingin ganti upper bisa. Pemasangannya gratis, pembeli hanya membayar bahan karet atau upper-nya saja,” jelasnya.
Desain Sandal Unik jadi Magnet Pembeli
Renny menuturkan, produk yang paling diminati pengunjung Inacraft adalah sandal dengan karakter desain unik, baik untuk laki-laki maupun perempuan. Keunikan tersebut berasal dari penggunaan bahan dasar kayu mahoni dan kayu jati.
Merek Minimax yang berdiri sejak 2 Juli 2011 ini memasarkan produknya dengan rentang harga Rp150.000 hingga Rp300.000 per pasang. Dalam setiap gelaran Inacraft, Minimax mampu mencatatkan omzet penjualan berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta.
Renny pun menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang terhadap pelaku UMKM lokal.
“Kami sangat bersyukur bisa terus difasilitasi oleh Kota Tangerang. Terima kasih atas dukungannya,” ujarnya. Fajrin
