Bermula dari Dapur Rumah, Kini Hadir Gerai Inatta Bakery

Inatta Bakery akhirnya membuka gerai nya tak jauh dari Kawasan Green Lake City (GLC) Cipondoh. Selama masa pembukaan toko, pembeli dapat membeli roti dengan potongan 10 persen.

Pemilik usaha, Husnul, mengatakan langkah membuka toko fisik ini merupakan bentuk keberanian untuk memperluas jangkauan produk yang selama ini hanya dikenal kalangan terbatas.

“Untuk memperkenalkan produk Inatta ke lebih banyak kalangan lagi, yang semula hanya produksi di rumah untuk kalangan terbatas. Bismillah, ada kesempatannya dan mulailah untuk buka toko,” ujar Husnul di sela-sela acara peluncuran.

Nama Inatta yang disematkan pada bisnis rotinya ini bukan tanpa alasan. Menurut Husnul, kata tersebut diambil dari bahasa Batak yang memiliki makna mendalam baginya.

“Dari kata ‘inang’ dalam bahasa Batak itu artinya ‘ibu’. Inatta itu kurang lebih artinya ‘ibu kita’. Selalu berharap doa terbaik dari ibu, dari orang tua,” jelasnya.

Filosofi tersebut menjadi semacam doa dan harapan agar usaha yang dirintisnya senantiasa mendapat keberkahan, sebagaimana doa seorang ibu kepada anaknya. Fajrin

Tiga Varian Andalan dengan Harga Terjangkau

Dalam peluncuran perdananya, Inatta Bakery menghadirkan tiga jenis roti andalan dengan harga yang ramah di kantong.

Varian pertama adalah roti labu, yang menjadi produk khas dengan tambahan labu sebagai bahan utama. Husnul menegaskan roti ini dibuat tanpa bahan pengawet maupun pelembut kimia, dengan harga mulai dari Rp8.500.

Varian kedua adalah bolen pisang, hadir dalam tiga pilihan rasa yakni pisang cokelat, pisang keju, dan tape, dibanderol seharga Rp6.000 per potong.

Sementara varian ketiga, saltbread atau roti asin, ditawarkan dalam beragam rasa mulai dari Rp13.000-an, mengikuti tren rasa yang sedang digemari pasar.

Soal target pasar, Husnul menyebut Inatta Bakery membidik warga di kawasan Pinang, Cipondoh, dan Gondrong sebagai segmen utama. Pemilihan lokasi toko yang berdekatan dengan GLC juga menjadi pertimbangan strategis agar mudah dijangkau masyarakat sekitar. Fajrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top