Kobennews.id – Di balik performa gemilang para atlet Kota Tangerang, ada sosok yang setia bekerja dalam senyap.
Ia adalah Bang Awa, terapis olahraga yang sejak 2018 mengabdikan diri membantu pemulihan cedera atlet Kota Tangerang.
Berawal dari kecintaannya pada dunia olahraga, Bang Awa melihat langsung bagaimana banyak atlet kerap mengalami cedera saat latihan maupun pertandingan.
Ia memahami, jika cedera tidak ditangani dengan tepat, dampaknya bukan hanya mengganggu performa, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.
“Dari pengamatan saya, banyak atlet yang cedera dan kalau tidak ditangani dengan benar bisa berdampak buruk untuk kesehatan ke depannya,” ujarnya.
Kepedulian itu yang mendorongnya menjadi bagian dari tim Recovery Centre. Baginya, menjadi terapis bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk kontribusi nyata untuk kemajuan olahraga Kota Tangerang.Ia mengaku merasa bahagia bisa terlibat langsung dalam perjalanan para atlet meraih prestasi di cabang olahraga (cabor) masing-masing.
Setiap sentuhan terapi yang ia lakukan bukan hanya untuk memulihkan otot, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri atlet.
“Recovery therapy sangat dibutuhkan untuk mendukung atlet. Selain memulihkan kondisi fisik, juga meningkatkan kepercayaan diri saat bertanding dan menghilangkan trauma cedera,” jelasnya.
Menurut Bang Awa, banyak atlet merasa ragu atau tidak nyaman ketika akan bertanding dalam kondisi cedera. Rasa khawatir itu bisa memengaruhi mental dan performa di lapangan. Karena itu, treatment dilakukan secara terukur agar atlet kembali yakin dan lepas dari bayang-bayang trauma.
“Kalau mau tanding, atlet suka risi kalau masih terasa cedera. Makanya kita lakukan treatment supaya mereka percaya diri lagi. Massage therapy ini sangat dibutuhkan untuk menjaga performa saat latihan maupun pertandingan,” katanya.
Dedikasinya tak berhenti di ruang terapi. Dalam setiap ajang resmi seperti Popda dan Porprov, Bang Awa bersama tim Recovery Centre selalu ikut mendampingi para atlet. Mereka sigap memberikan penanganan ketika atlet mengalami cedera di arena pertandingan.
Bagi Bang Awa, kebahagiaan terbesar adalah ketika melihat atlet yang sempat terbaring kesakitan, akhirnya mampu kembali berdiri dan tampil maksimal.
“Saya senang kalau atlet bisa kembali tampil performa setelah mendapatkan penanganan. Itu kepuasan tersendiri,” tuturnya.
