KWT Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang mengembangkan inovasi produk olahan berbahan dasar daun saga dan daun kelor. Inovasi ini bekerja sama dengan Universitas Yatsi Madani melalui program pengabdian masyarakat.
Ketua KWT Margasari Evsy Maria menyebut, olahan yang diciptakan KWT-nya berupa obat batuk berbahan dasar daun saga serta aneka olahan daun kelor seperti brownies dan puding. Ia menceritakan awal mula pengembangan produk tersebut.
“Awalnya sejak 2021 di KWT sudah banyak daun saga dan daun kelor, tapi baru hanya dimakan sebagai lalap saja,” tuturnya Rabu (10/12/2025).
Evsy melanjutkan, produk obat batuk dari daun saga datang dalam bentuk sirop dan bubuk. Untuk obat batuk bubuk, pengguna tinggal menambahkan satu sendok makan bubuk obat dengan air secukupnya.
“Seluruh pengolahan mulai dari pengeringan dan penghalusan dilakukan oleh pengurus KWT,” tambah Evsy.
Sementara itu, olahan daun kelor bikinan KWT Margasari kerap disajikan sebagai menu makanan pendamping ASI (MPASI). Daun kelor diketahui memiliki kandungan gizi tinggi seperti vitamin C dan kaya antioksidan.
Terbaru, Evsy menambahkan KWT Margasari juga menerima bantuan dari PT Gandum Mas Kencana berupa bibit ikan lele. Bibit lele ini akan dibudidayakan di KWT dan nantinya akan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran kepada masyarakat sekitar Kelurahan Margasari.
KWT Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang mengembangkan inovasi produk olahan berbahan dasar daun saga dan daun kelor. Inovasi ini bekerja sama dengan Universitas Yatsi Madani melalui program pengabdian masyarakat.
Ketua KWT Margasari Evsy Maria menyebut, olahan yang diciptakan KWT-nya berupa obat batuk berbahan dasar daun saga serta aneka olahan daun kelor seperti brownies dan puding. Ia menceritakan awal mula pengembangan produk tersebut.
“Awalnya sejak 2021 di KWT sudah banyak daun saga dan daun kelor, tapi baru hanya dimakan sebagai lalap saja,” tuturnya Rabu (10/12/2025).
Evsy melanjutkan, produk obat batuk dari daun saga datang dalam bentuk sirop dan bubuk. Untuk obat batuk bubuk, pengguna tinggal menambahkan satu sendok makan bubuk obat dengan air secukupnya.
“Seluruh pengolahan mulai dari pengeringan dan penghalusan dilakukan oleh pengurus KWT,” tambah Evsy.
Sementara itu, olahan daun kelor bikinan KWT Margasari kerap disajikan sebagai menu makanan pendamping ASI (MPASI). Daun kelor diketahui memiliki kandungan gizi tinggi seperti vitamin C dan kaya antioksidan.
Terbaru, Evsy menambahkan KWT Margasari juga menerima bantuan dari PT Gandum Mas Kencana berupa bibit ikan lele. Bibit lele ini akan dibudidayakan di KWT dan nantinya akan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran kepada masyarakat sekitar Kelurahan Margasari.
