Kelurahan Margasari Bersama PT Gandum Mas Kencana Gencarkan Program Pengentasan Stunting

Kelurahan Margasari bekerja sama dengan PT Gandum Mas Kencana sukses mengadakan lokakarya bertajuk “1000 Hari Pertama Kehidupan” pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan yang dihadiri oleh 20 ibu dan balita ini merupakan rangkaian CSR PT Gandum Mas Kencana yang berupaya memberikan pemahaman menyeluruh tentang pemberian makanan bergizi bagi balitanya.

Lurah Margasari Donny Dermawan mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Kelurahan Margasari dengan PT Gandum Mas Kencana. Ia pun berharap, program yang dilakukan dapat memberikan manfaat berkelanjutan kepada masyarakat dan balita di Kelurahan Margasari.

Acara dimulai dengan penyuluhan stunting dan gizi seimbang yang disampaikan oleh Petugas Gizi Puskesmas Bugel, Ega Septy Ayu. Dalam paparannya, Ega menyebut pada waktu 6 bulan pertama kehidupan dan saat balita mulai memperoleh MPASI merupakan waktu Ketika risiko stunting meningkat. Untuk itu, perlu perhatian khusus dari orang tua pada waktu-waktu tersebut untuk memberikan pangan yang bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan balitanya.

“Pencegahan stunting bisa dimulai dengan pemberian ASI eksklusif, control dan pengecekan rutin di posyandu, serta pemberian makanan bergizi,” tutur Ega.

Tidak hanya penyuluhan, ibu-ibu yang berasal dari Kelompok Wanita Tani (KWT) Margasari juga melakukan demo masak makanan bergizi secara langsung kepada para peserta. Hari itu, terdapat 2 menu yang coba diolah yakni bubur lele tahu serta mangut lele. Demo masak ini bertujuan memberikan contoh olahan makanan bergizi seimbang yang bisa ditiru oleh para orang tua di rumah.

Program Manager CSR PT Gandum Mas Kencana Rara Ajeng Annisa Wulandari menyebut, kerja sama antara PT Gandum Mas Kencana dengan Kelurahan Margasari sudah terjalin dari beberapa bulan sebelumnya.

“Kami sebelumnya telah memberikan bibit lele yang kemudian dikelola oleh pengurus di KWT,” tuturnya Rabu (10/12/2025). Lele yang sudah dibudidayakan kemudian bisa dibeli oleh warga sekitar dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran.

Selain itu, Rara menyebut program pengentasan stunting di Margasari tidak berhenti pada acara Rabu itu saja. “Kami juga akan melakukan pemantauan pemberian makan anak oleh orang tuanya melalui grup WhatsApp,” tambahnya. Rara menggandeng kader posyandu setempat untuk mendampingi para warga agar bisa terus memberikan makanan bergizi kepada anaknya.

“Setelah 6 bulan pemantauan, nantinya balita dengan kenaikan berat dan tinggi badan paling besar akan mendapat apresiasi,” tambahnya.

Rara sengaja memilih isu stunting sebagai isu strategis yang coba diatasi dalam program CSR-nya lantaran kondisi stunting di Margasari yang masih tinggi. “Kami berupaya menyusun program yang paling berdampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top