Keripik Kulit Ikan Patin, Olahan Kreatif dari Keramba 22

Kreativitas pelaku usaha lokal kembali menunjukkan potensi besar dalam mendukung perekonomian masyarakat. Salah satunya datang dari Keramba 22, tempat Ibu Tutik memproduksi keripik kulit ikan patin yang kini mulai dikenal sebagai camilan gurih dan renyah dengan cita rasa khas. Berawal dari pemanfaatan hasil budidaya ikan patin, Ibu Tutik melihat peluang untuk mengolah kulit ikan menjadi produk bernilai tambah, sehingga tidak ada bagian yang terbuang sia-sia.

Ibu Tutik mengungkapkan bahwa seluruh proses produksi masih ia kerjakan sendiri, mulai dari pembersihan kulit ikan, proses pengolahan, hingga pengemasan. “Semua masih saya kerjakan sendiri, dari awal sampai siap jual,” ujarnya. Meski dikerjakan secara mandiri, kualitas dan rasa tetap menjadi prioritas utama. Keripik kulit ikan patin produksinya hadir dalam beragam varian rasa, yakni original, pedas, dan barbeque, yang disesuaikan dengan selera konsumen dari berbagai kalangan.

Ke depan, Ibu Tutik berharap usahanya dapat berkembang lebih besar sehingga mampu menambah tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Ia ingin produksinya bisa lebih masif dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. “Harapannya bisa tambah tenaga kerja, supaya produksi lebih banyak dan bisa membantu masyarakat sekitar menambah penghasilan,” tambahnya. Dengan semangat kemandirian dan pemberdayaan, usaha keripik kulit ikan patin dari Keramba 22 ini diharapkan menjadi salah satu contoh sukses pengembangan UMKM lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top