Mas Jo mengambil langkah besar dalam hidupnya dengan meninggalkan pekerjaan sebagai Wakil Kepala Marketing di sebuah brand fashion besar. Keputusan tersebut diambil pada tahun 2014, saat ia memilih membangun usaha sendiri bernama Ayam dan Ikan Bakar Mas Jo. Keputusan ini bukan tanpa alasan, Mas Jo ingin mempersiapkan masa depan agar ketika memasuki usia 40 tahun dapat lebih fokus pada keluarga dan memiliki waktu yang lebih seimbang antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Tidak hanya mengembangkan usaha ayam dan ikan bakar, Mas Jo juga merambah ke bisnis kuliner lainnya seperti cilok. Dalam kurun waktu 2–3 tahun pertama menjalankan usaha, Mas Jo mengaku masih dalam tahap penyesuaian, mencoba berbagai cara agar usahanya dapat terus berkembang dan bertahan. Seiring berjalannya waktu, usaha yang dijalani mulai menunjukkan hasil positif. Pelanggan setia pun mulai terbentuk, bahkan Mas Jo kerap menerima pesanan dalam jumlah besar dari kantor-kantor dan perusahaan.
Mas Jo menyampaikan bahwa tujuan utamanya berwirausaha tidak hanya untuk mengejar keuntungan, tetapi juga ingin membuka lapangan pekerjaan dan membantu masyarakat sekitar agar memiliki penghasilan dan kesempatan kerja. Ia menyadari bahwa naik turunnya penghasilan merupakan hal yang wajar dalam dunia usaha. Namun, menurutnya, kebahagiaan dan kebermanfaatan bagi keluarga serta orang lain menjadi hal yang paling penting.
