MPBI Gencarkan Advokasi dan Edukasi Siaga Bencana

Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) aktif berpartisipasi dalam upaya edukasi serta advokasi kebencanaan. Dibentuk sejak Maret 2003, kini anggota MPBI berasal dari berbagai latar belakang muali dari praktisi hingga akademisi. Organisasi ini memiliki kepedulian terhadap upaya pengurangan risiko bencana melalui peningkatan kapasitas masyarakat.

Terbaru, MPBI menjadi pemateri dalam Kegiatan Tanggap Bencana yang digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Kamis (6/11/2025). Anggota MPBI Ahdi Arfandi menjelaskan, komunitasnya lebih berfokus mengedukasi masyarakat terutama pada fase pencegahan dan kesiapsiagaan bencana.

“Upaya yang kami lakukan antara lain melakukan pelatihan ke tingkat dasar, yakni RT dan RW,” tuturnya. Ahdi menyebut, masyarakat yang berada di RT dan RW menjadi yang paling terdampak ketika terjadi bencana sehingga mereka harus dibekali kemampuan serta pengetahuan untuk dapat bertindak cepat ketika bencana terjadi.

Ia menjelaskan, kendala yang menjadi penghalang dalam menumbuhkan warga tanggap bencana adalah pola pikir warga yang masih keliru terhadap bencana. “Banyak dari warga yang menganggap kalau pertolongan hanya dapat diberikan setelah bencana terjadi,” sebut Ahdi. 

Padahal, Ahdi menilai upaya pencegahan bencana tidak kalah penting untuk dilakukan agar bisa mengurangi risiko yang mungkin terjadi.

“Semoga pengetahuan tentang penanggulangan bencana tidak lagi menjadi ranah terbatas bagi relawan atau tim penyelamat, tetapi juga menjadi pengetahuan umum bagi masyarakat,” tuturnya. (Luigi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top