kobennews.id- Program pemberian Bantuan Usaha Ekonomi produktif (UEP) atau modal usaha pemberdayaan keluarga miskin ekstrem dari Dinas Sosial Kota Tangerang, ternyata memiliki dampak perubahan besar bagi kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya pasangan Agus Johari dan Tri Aryani, yang sukses meningkatkan omzet usaha Makaroni Bos hingga 200 persen.
Pemilik Makaroni Bos Tri Aryani mengaku, sebelum mendapatkan bantuan UEP ini, produksi makaroni sangat terbatas baik modal hingga alat yang digunakan. Namun, semua berubah sejak pemberian bantuan modal usaha dari Dinas Sosial akhir tahun 2024 sebesar Rp200 juta.
“Dari bantuan tersebut saya langsung membeli kompor, mesin pemotong, mixer, mesin cetak kemasan dan lainnya,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, pemberian bantuan modal ini juga dinilai mampu mengembangkan jaringan distibusi penjualan lebih luas hingga masuk ke agen, toko makanan dan memiliki banyak riseler tanpa harus menunggu produksi jika menerima pesanan.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan UEP kepada saya. Alhamdulillah produksi Makaroni Bos sekarang meningkat, dan semoga pelaku UMKM lain bisa merasakan manfaat dari bantuan ini,” tutupnya. (Dini)
Penyuluh Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang Firdaus Kurniawan menjelaskan, tidak hanya berupa materi, UMKM ini diberikan pembekalan terkait pengelolaan finansial. Selain itu, pemerintah akan terus melakukan monitoring dan pelatihan usaha. (Dini)
