Konews.id –Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) menuntaskan target pembangunan 25 Graha Kita Bersama (GKB) pada tahun 2025. Fasilitas publik tersebut dibangun dan tersebar di 13 kecamatan sebagai upaya pemerataan sarana layanan masyarakat.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya peran warga dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah.
“Sebaik-baiknya fasilitas publik adalah yang memberi manfaat bagi semua warganya. Karena itu, mari kita jaga, rawat, dan manfaatkan bersama,” ujarnya.
Kepala Disperkimtan Kota Tangerang Decky Priambodo menjelaskan bahwa pembangunan GKB diprioritaskan pada wilayah yang belum memiliki fasilitas serupa. Upaya ini dilakukan agar seluruh warga memperoleh akses dan manfaat yang setara.
“Prioritas kami adalah daerah yang belum punya GKB, sehingga masyarakat bisa mendapatkan fasilitas yang sama. Daerah padat juga menjadi fokus, begitu pula lokasi-lokasi yang bebas banjir,” jelasnya saat ditemui di kantor, Jumat 5 Desember 2025.
Menurut Decky, konsep GKB diarahkan sebagai pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan sosial hingga pertemuan warga. Fasilitas ini bahkan dapat digunakan untuk resepsi pernikahan, pertemuan komunitas, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Pak Wali Kota ingin GKB menjadi pusat aktivitas warga, sehingga pemanfaatannya bisa maksimal,” ujarnya.
Decky menambahkan, program ini mendapat perhatian dan dukungan kuat dari DPRD karena dinilai sangat dinanti oleh masyarakat.
“Kebijakan tidak berubah. Ini program yang ditunggu warga. Kami berupaya maksimal agar GKB hadir di lingkungan yang belum memiliki fasilitas umum,” tegasnya.
Setelah menuntaskan 25 pembangunan pada 2025, Disperkimtan menyiapkan rencana lanjutan.
“Tahun depan kami siapkan sekitar 12 GKB tambahan,” kata Decky.
Dengan rampungnya target tahun ini, Pemkot Tangerang berharap GKB dapat meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat ruang interaksi sosial di tengah masyarakat. Fajrin
