Kobennews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono Hasan terus memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Fokus utama dalam periode kepemimpinan ini adalah memastikan masyarakat memiliki akses langsung dan mudah untuk menyampaikan keluhan maupun laporan melalui integrasi berbagai kanal aduan digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhani, menjelaskan bahwa Pemkot Tangerang saat ini memiliki tiga pilar utama layanan laporan warga, yakni Laksa, 112, dan yang terbaru adalah Sakti. Ketiganya dirancang dengan fungsi yang berbeda guna menyaring setiap laporan agar dapat ditangani oleh instansi terkait secara tepat sasaran.
Mugiya merinci perbedaan mendasar dari ketiga layanan tersebut agar masyarakat tidak keliru dalam menggunakannya.
“Sakti itu sebenarnya salah satu khusus kanal aduan jika ada terjadi penyelewengan atau tidak sesuai dengan ketentuan, kalau Laksa kan layanan aduan yang non-kegawatdaruratan, kemudian 112 adalah aduan untuk yang kegawatdaruratan,” ujar Mugiya .
Sejauh ini, respon publik terhadap aplikasi Sakti atau Sistem Aduan Komitmen Integritas dinilai cukup baik oleh pihak pemerintah. Untuk mempermudah jangkauan warga, Diskominfo mengambil langkah strategis dengan menempatkan fitur Sakti pada halaman depan atau beranda utama Super Apps Tangerang Live.
Penempatan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk keterbukaan pemerintah terhadap pengawasan langsung dari masyarakat.
Keberanian Pemkot Tangerang dalam menonjolkan kanal whistleblowing ini pun mendapatkan sorotan positif di tingkat nasional.
Mugiya menegaskan bahwa inovasi tersebut telah diakui oleh kementerian informasi dan digital sebagai langkah yang progresif bagi pemerintah daerah.
“Tampilan Sakti di depan itu mendapat apresiasi dari Komdigi, baru ada Pemda yang meletakkan aplikasi whistleblowing di depan, jadi 112, Laksa, dan Sakti itu ada di halaman depan Super Apps Tangerang Live,” pungkasnya. Fajrin
