Wali Kota Sachrudin Dianugerahi Tokoh “Bapak Pendidikan”, Ini Sederet Programnya

Tangerang, Kobennews – ​Keberhasilan program Gampang Sekolah ini turut diiringi pengakuan para akademisi dan tokoh masyarakat. Deretan penghargaan bergengsi menjadi bukti nyata inovasi pendidikan Kota Tangerang. 

Terbaru, Wali Kota Tangerang dianugerahi predikat Tokoh Berpengaruh 2025 “Bapak Pendidkan” dalam kategori Pemerintah Daerah Pelopor Sekolah Gratis.

Sachrudin, dianggap berhak menerima Urban Education Leadership Award dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) beberapa waktu lalu. “Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kami (UMT) atas komitmen, kontribusi, dan keseriusannya dalam memajukan kualitas pendidikan di Kota Tangerang,” ungkap Rektor UMT Indonesia Doktor Desri Arwen

Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun ekosistem pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif kini terbukti melahirkan dampak berantai positif. Berbagai program intervensi, mulai dari jaminan akses gratis, dukungan kesetaraan bagi ABK, hingga pembangunan literasi digital sejak PAUD, memperkuat posisi Walikota Tangerang, Sachrudin, sebagai figur sentral di balik keberhasilan sektor pendidikan kota.

1. Jaminan Akses dan Subsidi Tepat Sasaran (Tangerang Cerdas)

Program Tangerang Cerdas (TC) yang telah berjalan lebih dari satu dekade menjadi bukti fokus Pemkot pada penghilangan hambatan biaya.

  • Skala Besar: Tahun 2025, program ini menjangkau 15.446 siswa SD dan SMP kurang mampu.
  • Transparansi Anggaran: Subsidi disalurkan sebesar Rp 80.000/bulan (SD) dan Rp 100.000/bulan (SMP) untuk kebutuhan personal (seragam dan alat tulis).
  • Targeting Akurat: Sekretaris Dinas Pendidikan, Dwiana Langlang Nugraha, menjelaskan TC menggunakan data terpadu kemiskinan Pemkot dan validasi sekolah, memastikan bantuan tepat sasaran dan mewujudkan slogan “Gampang Sekolah”.

2. Membangun Kesetaraan Melalui Sekolah Inklusif

Inisiatif Pemkot tidak hanya sebatas bantuan finansial, tetapi juga menjamin kesetaraan bagi siswa berkebutuhan khusus (ABK).

  • Ekspansi Inklusif: Pemkot telah mendeklarasikan 79 sekolah sebagai rumah bagi ABK.
  • Dukungan Pahlawan Tak Terlihat: Program ini didukung penuh oleh Kepala Sekolah, Guru Pendamping Khusus (GPK), dan teman sejawat, yang bekerja keras memastikan tidak ada perbedaan perlakuan antara siswa inklusi dengan siswa biasa dalam mendapatkan ilmu pelajaran.

3. Inovasi Mutu dan Literasi Digital Sejak Dini

Pemkot Tangerang juga proaktif dalam meningkatkan mutu pengajaran dari level paling dasar:

  • Digitalisasi PAUD: Sebanyak 350 lembaga PAUD menerima panel interaktif sebagai media hands-on. Inisiatif ini krusial untuk merangsang kreativitas dan literasi digital anak sejak dini, menggantikan alat tonton biasa dengan media pembelajaran yang menarik.

4. Dampak Nyata: Lahirnya Insan Berprestasi

Konsistensi kebijakan ini menghasilkan dampak berantai berupa peningkatan kualitas dan prestasi:

  • Akses Berbanding Lurus dengan Kualitas: Prestasi siswa dan guru di tingkat nasional, seperti medali emas O2SN (Pencak Silat) dan penghargaan Guru Inovatif Terbaik Nasional, membuktikan bahwa menghilangkan hambatan biaya dan membangun ekosistem suportif adalah kunci untuk bersaing di kancah nasional.

Keberagaman dan keberlanjutan program-program ini—mulai dari membebaskan biaya (TC), menjamin lingkungan (Inklusif), meningkatkan kualitas (Literasi Digital), hingga melahirkan hasil (Prestasi Nasional) menunjukkan visi pendidikan yang utuh di bawah kepemimpinan Sachrudin. (Panji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top