Warga RW 03, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari belajar mengolah sampah menjadi pelet biomassa. Kegiatan yang berlangsung Kamis (18/9/2025), terselenggara dengan bantuan dari Yayasan Dana Mitra Lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Teknologi Olahan Sampah Langsung di Sumbernya”.
Ketua RW 03, Kelurahan Mekarsari Alex E Setiawan menyebut, pelatihan ini merupakan wujud berkelanjutan dari program bank sampah yang sudah berjalan di lingkungan Mekarsari. Dalam pelatihan tersebut, warga membuat pelet dari sampah organik dan anorganik.
Proses pengolahan pelet mencakup pencacahan sampah, kemudian pemadatan menggunakan mesin press. Alex menyebut, pelet organik bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk kompor biomassa, sementara pelet anorganik bisa digunakan sebagai pembangkit listrik.
“Kami juga belajar membuat kompor biomassa dan pembuatan bioaktivator untuk mengurangi bau sampah,” tuturnya. Api yang dihasilkan dari biomassa ini, Alex menyebut tidak berasap dan juga tidak berbau. Dalam pelatihan tersebut warga juga memanfaatkan kompor biomassa untuk membuat hidangan ayam begana.
RW 03 Kelurahan Mekarsari yang juga akrab disebut “Kampung Sirih” juga akan mendapatkan bantuan berupa mesin pencacah plastik dan mesin press. “Mesin itu akan ditenagai listrik dari tenaga surya agar ramah lingkungan,” tambah Alex.
Alex bersyukur wilayahnya kembali terpilih menjadi salah satu proyek implementasi pengolahan sampah langsung dari sumbernya. Ia bersama segenap warga Kampung Sirih terus berkomitmen untuk melanjutkan upaya-upaya pengolahan sampah untuk mengurangi limbah di lingkungan. (Luigi)
