kobennews.id- Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat dari 3.580 balita sebanyak 2.042 balita stunting berhasil dirujuk ke 34 rumah sakit. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, perluasan jumlah rumah sakit rujukan pelayanan balita stunting menjadi salah satu indikator penurunan jumlah kasus stunting yang saat ini berada di 11,2 persen.
“Kita menargetkan tahun ini penurunan prevalensi stunting sebesar 5,8 persen, butuh kerjasama lintas sektor dan peran besar orang tua menjadi faktor penting agar tidak muncul anak stunting baru lagi,” katanya.
Ia menambahkan, setelah dirujuk ke rumah sakit, balita akan diperiksa oleh dokter spesialis anak yang kemudian akan mendapatkan susu PKMK atau susu pangan olahan, untuk keperluan medis khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi agar menambah berat badan. (Dini)
