kobennews.id- Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang dr. Dyah Utami mengungkapkan, tren penggunaan alat kontrasepsi di Kota Tangerang saat ini mengalami peningkatan.
Ia mengaku, berdasarkan laporan tahun 2025, angka proporsi kebutuhan KB terlayani di Kota Tangerang mencapai 88,8 persen masyarakat yang terpenuhi kebutuhan KB, dan untuk tahun ini Kementerian BKKBN menargetkan 89,65 persen. Sedangkan pemasangan atau pemberian pelayanan KB pasca bersalin (Keluarga Berencana Pasca Persalinan/KBPP) di sepanjang tahun 2025 sebesar 119,8 persen dan Kota Tangerang sudah melampaui target.
Ia menjelaskan, untuk meningkatkan capaian prevalensi kontrasepsi modern dalam menurunkan unmet need KB serta menurunkan presentase Pasangan Usia Subur (PUS) dengan kehamilan resiko tinggi, Kementerian BKKBN Provinsi Banten akan menyelenggarakan empat kali kegiatan pelayanan KB momentum. Diantaranya Pelayanan KB serentak awal tahun 2026 dibulan Febuari, pelayanan KB serentak dalam rangka HUT IBI bulan Mei mendatang, pelayanan KB serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional bulan Juni dan pelayanan KB serentak dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia.
“Ini merupakan salah satu cara pemerintah dalam melindungi perempuan dengan ber-KB. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesehatan ibu, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, menurunkan resiko kematian ibu, membantu mengatur jarak kelahiran, memberikan kesempatan perencanaan keluarga serta melindungi hak reproduksi perempuan,” tutupnya. (Dini)
