Tangerang, Kobennews – Pagi begitu dingin, paparan sang Surya datang lebih awal dari biasanya. Kata-kata pun kehilangan rima.
Dalam memperingati Hari Guru Nasional 2025. SDN Daan Mogot 1 & 3 menggelar upacara bendera yang semua petugasnya merupakan siswa kelas III sekolah dasar.
Perasaan dan pikiran berkecamuk pada 15 anak kelas 3 SD Daan Mogot 1 & 3 yang pagi itu bakal melaksanakan tugas perdana mereka sebagai petugas upacara.
Ahmad Azzam Nur Wahid, pagi itu Selasa 25 November 2025 betugas menjadi sang Pembina Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2025 di lapangan sekolah yang penuh sesak oleh siswa-siswi lain.
“Ada perasaan takut waktu mau mulai upacara, tapi lega setelah selesai. Saya senang sekali bisa menuntaskan tugas ini,” kata siswa kelas 3 SDN Daan Mogot 3 Tangerang.
Nazrul Ilham pun ternyata dibayangi perasaan yang tak jauh berbeda. Bedanya, ada sosok Rafi sahabatnya yang juga menjadi petugas upacara pagi itu.
“Awal nya takut, tapi ada Rafi yang selalu mendukung dan ngasih semangat saya untuk berani menjalankan tugas ini,” singkatnya.
Sementara Kepala SDN Daan Mogot 1 dan Plt. Kepala SDN Daan Mogot 3, Yuliasih, mengungkapkan rasa bangga dan terharunya setelah perayaan Hari Guru Nasional yang diselenggarakan dengan cara yang unik dan spesial pada hari ini.
Menurut Yuliasih, momen tersebut menjadi “kado terindah” bagi para guru di kedua sekolah tersebut.
”Momen hari ini adalah momen yang sangat berharga sekali, karena pada hari ini petugas upacara nya semuanya dari siswa kelas 3,” ujar Ibu Yuliasih.
”Kami bangga dan terharu, inilah kado terindah untuk kita sebagai guru, khususnya guru-guru yang ada di SDN Daan Mogot 1 dan 3,” singkatnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Kota Tangerang menggelar peringatan HUT PGRI dan HGN di SDN Sukasari 4 dan 5 Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan, Hari Guru tahun ini mengingatkan kita bahwa perjuangan pendidikan adalah fondasi peradaban bangsa.
“Kota Tangerang menunjukkan bahwa ketika pendidik berdedikasi, pemerintah berkomitmen, dan masyarakat bergerak bersama, transformasi pendidikan dapat terwujud,” tutur Wali Kota Sachrudin. (Panji)
