Kobennews.id – Suasana Ramadan di Kota Tangerang semakin semarak dengan digelarnya lomba dai cilik dalam rangkaian Ramadan Festival di Masjid Raya Al Azhom, Selasa (24/2).
Puluhan peserta dari berbagai sekolah dasar tampil percaya diri menyampaikan tausiyah terbaik mereka di hadapan dewan juri dan para jamaah.
Salah satunya Muhamad Razaqi Ahsanul Muharam (12), siswa kelas 6 SDN Pabuaran 2. Warga Sumur Pacing ini mengangkat tema tentang puasa.
Razaqi mengaku sudah mempersiapkan diri dengan latihan di sekolah dan di rumah. Sejak kelas 4 SD, ia sudah sering mengikuti kegiatan dakwah anak. Kemampuannya dalam berceramah diasah oleh guru di sekolah serta bimbingan orang tuanya, Agus Santoso dan Irma Solehah.
“Sekarang sudah lebih lancar ceramahnya,” ujarnya. Selain berdakwah, Razaqi juga hobi bermain sepak bola. Ia pun memiliki dua cita-cita besar yaitu menjadi pemain bola dan menjadi dai.
Juri lomba dai cilik, Akhmad Sujai yang juga Ketua I DKM Masjid Raya Al Azhom, menjelaskan ada beberapa kriteria penilaian dalam kompetisi tersebut.
“Pertama penguasaan materi. Materi yang baik harus ditunjang mentalitas yang bagus dan disiapkan sejak awal. Kedua, ekspresi akan muncul ketika anak percaya diri. Ketiga, kostum, adab, dan sikap,” jelasnya.
Ia berharap apa yang diucapkan anak-anak di atas panggung benar-benar dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Jangan sampai pintar ngomong tapi tidak dijaga sikapnya,” tegasnya.
Menurutnya, sekitar 80 persen kemampuan peserta sudah sangat baik dan tinggal dipoles. Ia optimistis Kota Tangerang tidak akan kekurangan dai di masa depan karena memiliki bibit-bibit unggul yang perlu dirawat.
Ke depan, pihaknya mendorong adanya kerja sama lebih luas antara pemerintah dan lembaga keagamaan seperti Dewan Masjid, MUI, NU, dan Muhammadiyah untuk pembinaan berkelanjutan.
“Jangan sampai berhenti di lomba saja. Harus ada diklat khusus dan pembinaan rutin. Melatih anak yang sudah punya bakat jauh lebih mudah. Ini perlu kerja bersama dalam mendidik dan membina generasi dakwah,” pungkasnya.
