kobennews.id- Wali Kota Tangerang Sachrudin berpesan kepada duta baca pelajar dan remaja Kota Tangerang, agar menjadi generasi muda yang mampu menjadi influencer literasi. Tidak hanya gemar membaca untuk diri sendiri, Duta Baca diharapkan mampu menularkan kebiasaan tersebut kepada teman sebaya, keluarga dan lingkungan.
Ia menambahkan, Duta Baca bukan sekadar gelar, tetapi harus menjadi teladan sekaligus penggerak yang membuat membaca terasa dekat dan menyenangkan bagi pelajar.
“Duta Baca bukan hanya tentang gelar atau siapa yang menjadi juara. Kita ingin anak-anak muda yang terpilih mampu menjadi teladan, mengajak teman-temannya, dan menggerakkan budaya membaca di lingkungan masing-masing,” katanya. (Dini)
Bukan Sekedar Unjuk Bakat
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang Engkos Zarkasyi mengungkapkan, pemilihan Duta Baca bukan sekadar kompetisi unjuk bakat, melainkan langkah strategis kita bersama untuk melahirkan agen pemantik budaya membaca di sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Ia menambahkan, para finalis yang terpilih tidak hanya dinilai dari kemampuan membaca buku secara konvensional, tetapi juga mencakup wawasan literasi digital, kemampuan bernalar kritis, serta kecakapan berkomunikasi.
“Duta Baca terpilih nantinya akan mengemban amanah selama satu tahun ke depan sebagai duta literasi daerah. Mereka akan bersinergi dengan DPAD Kota Tangerang dalam mengampanyekan Gerakan Tangerang Gemar Membaca, mengoptimalkan fasilitas perpustakaan daerah, serta menggerakkan komunitas literasi remaja di 13 kecamatan se-Kota Tangerang,” harapnya. (Dini)
