Pemerintah Kota Tangerang memperkuat arah pembangunan yang adaptif terhadap tantangan transformasi digital, peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM), dinamika ekonomi, hingga persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti mengatakan pemerintah daerah terus menyesuaikan kebijakan pembangunan agar mampu menjawab perubahan sekaligus memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
“Untuk transformasi digital di lingkup pemerintah diwujudkan melalui layanan berbasis digital, seperti perizinan online, data kependudukan online, arsip digital, serta pembayaran pajak berbasis digital,” kata Yeti.
Menurut dia, transformasi digital menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Selain digitalisasi, Pemkot Tangerang juga menempatkan peningkatan kualitas dan daya saing SDM sebagai salah satu arah utama pembangunan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pelayanan kesehatan yang maju dan terjangkau serta layanan pendidikan yang murah dan merata.
Pemerintah juga memperkuat perlindungan sosial yang adaptif dengan fokus pada pengurangan kemiskinan. Peningkatan kualitas SDM turut diarahkan melalui pemberdayaan pemuda dan pengembangan olahraga.
“Untuk peningkatan daya saing SDM, dilakukan melalui peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial yang adaptif dengan fokus pengurangan kemiskinan, serta pemberdayaan pemuda dan olahraga,” ujarnya. Fajrin
Penguatan Sektor Ekonomi Lokal
Sementara dalam menghadapi dinamika ekonomi yang bergerak cepat, Pemkot Tangerang memprioritaskan pengendalian inflasi daerah, peningkatan investasi, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan sektor pariwisata sekaligus menggali potensi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang pada satu kesempatan menuturkan sektor UMKM terus di dorong agar naik kelas, salah satunya fasilitas sertifikat halal, kemudahan membuat NIB dan lainnya.
Penguatan UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah karena sektor tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Kami ingin UMKM Kota Tangerang terus berkembang dan naik kelas. Kami akan terus menghadirkan berbagai kemudahan agar para pelaku usaha memiliki kemampuan untuk bersaing, baik dari sisi kualitas produk, legalitas usaha, maupun akses pasar,” katanya. Fajrin
