Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang menghadirkan aplikasi Data Indikator Kinerja Terstruktur dan Akuntabel (DIKTA) untuk memudahkan pengumpulan, pemantauan, dan verifikasi data kinerja secara digital, yang dikembangkan dalam waktu sekitar 45 hari.
Kepala Sub Bagian Keuangan dan Perencanaan Disdukcapil Kota Tangerang, Waskita Harya Putranto, SE, mengatakan DIKTA dikembangkan mulai 28 Agustus hingga 12 Oktober 2026, sesuai tahapan pelaksanaan aksi perubahan.
“Dalam waktu sekitar satu setengah bulan, DIKTA berhasil dikembangkan dan mulai diimplementasikan untuk mendukung pengumpulan serta pemantauan data kinerja,” kata Waskita.
Proses pengembangan diawali rapat koordinasi internal, pembentukan tim efektif, identifikasi kebutuhan data dan indikator kinerja, serta penyusunan standar operasional prosedur (SOP). Tim kemudian menyusun templat Google Sheets, struktur penyimpanan Google Drive, serta dasbor penginputan dan pemantauan.
Aplikasi ini dikerjakan Kasubbag Keuangan dan Perencanaan bersama dua staf perencanaan dan empat orang penanggung jawab (PIC) dari masing-masing sekretariat dan bidang yang bertugas menginput data. Sekretaris Dinas berperan sebagai mentor, sedangkan Kepala Dinas menjadi sponsor.
Waskita menjelaskan, pemanfaatan Google Sheets, Google Drive, dan Google Apps Script membuat sistem dapat dibangun secara efektif tanpa harus mengembangkan aplikasi dari nol.
Setelah itu, tim melaksanakan sosialisasi, uji coba, monitoring, evaluasi, dan perbaikan fitur berdasarkan masukan pengguna. Perbaikan sistem dilakukan pada 11 Oktober 2026, dan keesokan harinya hasil implementasi dilaporkan kepada mentor atau atasan langsung. Fajrin
Fitur Utama DIKTA
Fitur utama DIKTA adalah membuat pengumpulan data lebih terstruktur, dokumen pendukung lebih mudah ditelusuri, dan pemantauan lebih efektif. Fitur-fitur pendukungnya meliputi:
– penginputan data kinerja oleh PIC tiap bidang;
– penyimpanan dokumen pendukung sebagai bukti data;
– monitoring dan rekapitulasi capaian kinerja;
– dasbor pimpinan sebagai bahan evaluasi;
– log penginputan per bulan untuk menelusuri riwayat data;
– status verifikasi data, yakni sedang diverifikasi admin, perlu diperbaiki PIC, atau sudah selesai diverifikasi.
“Dengan fitur tersebut, proses pengumpulan data yang sebelumnya berpotensi tersebar dan membutuhkan waktu lebih lama dapat dikelola secara lebih terintegrasi,” ujarnya.
DIKTA juga diharapkan menghasilkan data kinerja yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar evaluasi serta pengambilan keputusan pimpinan.
Waskita menegaskan, DIKTA saat ini merupakan sistem pendukung internal dan belum terintegrasi dengan Tangerang LIVE. Aplikasi ini juga tidak diakses langsung oleh masyarakat.
Meski demikian, hasil data kinerja dan rencana aksi perbaikan pelayanan akan dipublikasikan secara rutin setiap bulan melalui media sosial resmi Disdukcapil Kota Tangerang.
Dengan begitu, warga dapat mengetahui capaian kinerja dinas, upaya perbaikan yang dilakukan, dan langkah yang direncanakan untuk meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan.
“Tujuan akhir DIKTA bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi memastikan data menjadi dasar perbaikan pelayanan yang nyata bagi masyarakat,” kata Waskita. Fajrin
