kobennews.id- Untuk menghadapi fenomena penuaan penduduk di Kota Tangerang, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang melakukan penguatan atau Training of Trainer (TOT) bagi 13 Pengelola Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (SL-BKL).
Kepala UPT KB Kota Tangerang Nuraini mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam mendampingi warga lanjut usia. Sehingga, lansia tidak lagi dipandang sebagai beban melainkan menjadi potensi untuk pembangunan kota.
Selain itu, ia menjelaskan, pengelola SL BKL dibekali dengan kurikulum 7 dimensi lansia tangguh yangterdiri atas aspek spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial, profesional serta vokasional dan lingkungan.
“Diharapkan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek edukasi pada lansia, tetapi menekankan penguatan peran keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam kehidupan lansia,” katanya.
Selain itu, melalui kegiatan ini, pemerintah optimis sekolah lansia tangguh dapat menjadi pondasi kuat dalam membangun masyarakat yang inklusif ramah lansia dan berkelanjutan di masa depan. (Dini)
