Eliminasi TBC Dinkes Lakukan Tracing di 43 Lokus

kobennews.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang memperkuat langkah konkret dalam mempercepat eliminasi Tuberculosis (TBC), melalui program penelusuran kontak (tracing) yang terintegrasi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di 43 lokus. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah, untuk mempercepat deteksi dini kasus TBC sekaligus mendukung target eliminasi TBC pada 2030.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengaku, Kota Tangerang menjadi salah satu kota yang dipercaya untuk melaksanakan program akselerasi penanganan TBC, dan pertama kali program ini dijalankan serentak di lima lokasi.

Menurutnya, untuk mensukseskan program ini keterlibatan kolaborasi lintas sektor hingga kader kesehatan di tingkat masyarakat harus ditingkatkan, agar mempercepat penemuan kasus TBC.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis melalui gerakan TOSS (temukan, obati, sampai sembuh), karena partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menekan penyebaran TBC. Jadi, jangan takut dan malu, karena TBC bukan penyakit yang menakutkan,” ungkapnya. (Dini)

Dinkes Targetkan 43.000 Orang Hingga November

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tangerang Yumelda Ismawir menjelaskan, program penelusuran (tracing) TBC terintegrasi dengan CKG ini ditargetkan di 430 titik lokus atau 43.000 titik fokus untuk keluarga dan lingkungan terdekat pasien TBC.

“Dengan capaian 5 lokus per hari atau setara 500 sasaran, hingga akhir Juli lalu kami sudah terskrining sebanyak 2.500 orang. Sedangkan jumlah kasus yang ditemukan, sejauh ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium menggunakan metode PCR dan TCM,” katanya.

Ia mengaku, ada beberapa strategi yang dilakukan agar target tracing ini tercapai di bulan November. Seperti distribusi lokus di setiap kelurahan dan mendapatkan alokasi 4 lokus skrining yang akan dilaksanakan secara bertahap hingga bulan November 2026, skrining khusus dengan melakukan skrining di lokus prioritas termasuk di Lapas se-Kota Tangerang, edukasi masyarakat  terkait pentingnya skrining TBC dan CKG sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan. (Dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top