Kampung Sirih yang terletak di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang meresmikan penggunaan mesin Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) pada Rabu (17/12/2025). Mesin ini merupakan hibah dari program kerja sama Kampung Sirih dengan PT Pertamina Patra Niaga Soekarno-Hatta Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI).
Ketua Kampung Sirih Alex E Setiawan menyebut, mesin ini akan membantu pengolahan sampah di wilayah Kampung Sirih yang mencapai volume 30—70 kilogram per harinya. “Dengan mesin ini kami juga berupaya untuk bagaimana caranya mengurangi sampah yang dibuang ke TPA,” tutur Alex Rabu (17/12/2025).
Mesin tersebut bekerja dengan mencacah sampah menjadi serpihan kecil. Pengguna bisa menambahkan bahan aditif sehingga nanti dapat menghasilkan produk bernilai dari sampah seperti pupuk kompos ataupun pellet biomassa yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Alex menambahkan, keberadaan mesin TOSS ini juga meningkatkan keguyuban antarwarga sebab nantinya warga dapat saling bahu membahu dalam pengelolaan sampah. “Dengan program ini, nantinya ibu-ibu bisa masak sementara anak mudanya menyiapkan mesin. Bapak-bapak juga ikut serta (dalam pengolahan sampah),” tambahnya.
Kampung Sirih pun ke depan berencana untuk membentuk Badan Usaha Milik RW (BUMW) yang menjual aneka produk olahan sampah dari Kampung Sirih. Dengan demikian, pengolahan sampah tidak hanya bermanfaat dalam mengurangi sampah di lingkungan, tetapi juga menjadi sumber tambahan pendapatan yang bisa menggerakkan ekonomi lokal di daerah.
