Berawal dari garasi di kawasan Cimone, Monochrome Store memulai langkah pertamanya sejak 2010. Bagi sebagian orang, motor hanya sebagai alat transportasi. Tapi, lain hal dengan Barry Agustin, baginya motor adalah separuh jiwanya.
Barry membangun Monochrome bukan dari ide bisnis di balik ruang pertemuan, tapi dari selera dan hobi pemiliknya terhadap motor. Dengan konsep yang didominasi hitam dan putih, dilengkapi desain yang ciamik, Barry ingin menyalurkan gayanya lewat setiap produk Monochrome.
Setelah tiga tahun dirintis dan memiliki banyak penggemar, Monochrome resmi membuka outlet di Cimone. Melebarkan sayap bisnisnya untuk menggaet lebih banyak pembeli.
Perjalanan bisnis tak selalu mulus. Saat pandemi, Barry harus memutar arah. Outlet yang biasa ramai, mulai sepi perlahan.
Alih-alih berhenti, dirinya memilih untuk beradaptasi melangkah ke ranah digital. Turut bersaing di marketplace bersama jutaan produk serupa di pasar online.
“Online itu nggak ada kata terlambat. Dulu kami fokus offline, sekarang shifting pelan tapi pasti,” ujar Barry.
Monochrome juga aktif mempromosikan produknya lewat media sosial seperti Tiktok dan Instagram. Langkah ini membuka peluang besar, sehingga penggemar Monochrome bukan lagi hanya sekitar Jabodetabek, tapi juga dari luar kota.
Koleksi Monochrome semakin beragam. Mulai dari topi, hoodie, jaket, celana, kacamata, tas, hingga ikat pinggang hadir untuk melengkapi gaya kasual pada tubuh penggunanya.
Tak ketinggalan, botol tumbler dengan desain khas Monochrome juga jadi koleksi terbaru untuk mengiringi hari pengguna agar tetap terhidrasi atau sekadar jadi pilihan hadiah untuk teman.
Tak perlu jadi pehobi motor untuk jatuh cinta pada Monochrome. Tak sedikit perempuan juga menyukainya. Ramai penggemar mengenakan koleksi-koleksi ini bukan hanya untuk bergaya, tapi juga sebagai outfit andalan sehari-hari.
“Kami nggak pernah turunkan kualitas. Dari dulu sampai sekarang, bahan tetap sama,” tutur Barry.
Setiap produk Monochrome dibuat dengan kualitas terbaik dan khas membuat Monochrome disukai banyak orang. Monochrome hadir bukan hanya untuk mengejar tren, setiap produknya pasti fungsional dan selalu jadi andalan mereka yang mencari gaya kasual dan gak pasaran.
Meski sudah ramai penggemar online, toko fisik tetap jadi andalan untuk memberikan pengalaman baru. Pembeli bisa melihat detail desain produk, mencoba ukuran dan merasakan kualitas bahan yang jadi kebanggan Monochrome.
Berlokasi di Jalan Gatot Subroto No. 9C, Cimone, Kota Tangerang. Galeri ini tak hanya jadi tempat transaksi jual-beli, tapi juga ruang bertukar ide dan menumbuhkan solidaritas antar komunitas.
