Peringatan Pertempuran Lengkong, Menjaga Ingatan Bangsa

Kobennews.id — Peringatan 80 tahun Peristiwa Pertempuran Lengkong direncanakan kembali digelar pada 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap para taruna dan tokoh pejuang yang gugur dalam peristiwa bersejarah tersebut. Kegiatan ini biasa dilaksanakan di Lokasi wisata edukasi, Museum Juang Taruna, Kota Tangerang.

Ketua Yayasan 25 Januari sekaligus Himpunan Sahabat Sejarah Rani D. Soetrisno menyebutkan, peringatan tahun ini menandai delapan dekade sejak peristiwa Pertempuran Lengkong terjadi. Meski sejumlah tokoh pelaku sejarah telah wafat, komitmen untuk terus menggelar upacara peringatan tetap dijaga, termasuk saat pandemi Covid-19 lalu yang hanya dilakukan secara terbatas.

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi amanah dari orang tua kami yang gugur dan para saksi sejarah agar upacara ini tidak pernah terputus,” ujarnya, Selasa, 20 Januari 2026 di Museum Juang Taruna.

Ia mengungkapkan, pada masa lalu ketika para pelaku sejarah masih hidup, peringatan Pertempuran Lengkong diselenggarakan secara besar-besaran dengan jumlah undangan mencapai 800 hingga 1.000 orang. Namun seiring berjalannya waktu, fokus penyelenggara kini lebih diarahkan pada upaya sosialisasi nilai sejarah agar tetap dipahami generasi muda.

Dukungan pemerintah daerah pun terus mengalir. Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan disebut memiliki perhatian besar terhadap pelestarian sejarah Pertempuran Lengkong. Secara historis, upacara Pertempuran Lengkong diperingati setiap 25 Januari.

“Untuk tahun ini, besar kemungkinan dilaksanakan pada bulan Maret, meskipun masih bersifat wacana,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menuturkan, peringatan pertempuran Lengkong merupakan wujud nyata bahwa generasi saat ini harus terus menghargai jasa para pahlawan, pejuang tanah air.

“Sejarah peristiwa lengkong pada tanggal 25 Januari tahun 1946 itu diharapkan menjadi motivasi, dijadikan semangat bagi para generasi muda khu­susnya yang ada di Kota Ta­nge­rang untuk terus menum­buhkan jiwa patriotisme dan jiwa nasionalisme,” ujar Boyke.  Fajrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top