Respons Cepat Kasus DBD di Batusari, Puskesmas Perkuat Program Jumantik Sekolah

Kobennews.id — Pihak Puskesmas Batusari bergerak cepat melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di wilayah RT 02/06 Kelurahan Batusari, Selasa (6/1/2026). Langkah ini diambil menyusul laporan adanya lima warga yang terjangkit DBD.

Penanggung Jawab Program PTPZ DBD Puskesmas Batusari, Adiyaksa, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan pemeriksaan jentik dan penyuluhan setelah menerima laporan resmi dari rumah sakit. “Kami memeriksa jentik secara mendetail, yang kemudian diikuti dengan kerja bakti dan fogging jika memang diperlukan sesuai prosedur,” jelas Adiyaksa.

Menghadapi tren peningkatan kasus yang kerap berulang di musim penghujan, Puskesmas Batusari memperkuat barisan pemantau melalui 16 kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang tersebar di setiap Posyandu.

Menariknya, pada tahun 2026 ini, Puskesmas Batusari meluncurkan inovasi melalui program Jumantik Sekolah. Program ini melibatkan Dokter Kecil, penanggung jawab UKS, dan kader kesehatan remaja untuk memperluas jangkauan pengawasan sarang nyamuk di lingkungan pendidikan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan petugas, tetapi aktif melakukan gerakan 3M Plus secara mandiri di rumah masing-masing,” pungkas Adiyaksa. Fajrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top