Waspadai Influenza Tipe A, Cegah dan Kenali

kobennews.id- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, kasus flu jenis influenza tipe A dilaporkan meningkat di beberapa negara dan lonjakan pun terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Menurut Dokter Spesialis Paru RS Melati dr. Riffian Arnanda, Sp. P, lonjakan kasus influenza tipe A seringkali disebabkan oleh beberapa faktor yang bekerja secara bersamaan mutasi virus yang cepat, perubahan cuaca/musim, peningkatan mobilitas kontak erar sehingga meningkatkan resiko penularan dan penurunan imunitas.

Ia menambahkan, penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza tipe A ini merupakan tipe yang paling berbahaya. Karena, bisa bermutasi dengan cepat dan menyebabkan pandemi. Bahkan, dapat menginfeksi hewan dan manusia.

Sedangkan influenza tipe B, lanjutnya, biasanya menyebabkan wabah musiman yang lebih ringan hanya menginfeksi manusia. Sementara influenza tipe C, umumnya hanya menimbulkan gejala ringan dan jarang menyebabkan wabah dan sering mirip pilek biasa.

Meskipun terlihat umum, ia menegaskan flu jenis influenza A dengan subtipe H3N2 dapat menjadi berbahaya karena memiliki kemampuan bermutasi cepat, sehingga berpotensi melahirkan strain baru yang kebal terhadap sistem kekebalan tubuh. Terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia di atas 65 tahun dan orang dengan penyakit kronik (asma, PPOK, TB, jantung dan penyakit kelainan imun).  

“Gejalanya cenderung lebih berat dibandingkan jenis influenza lain, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, batuk kering hingga berisiko menimbulkan komplikasi pneumonia,” katanya.

Meskipun berbahaya, namun penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu dengan istirahat yang cukup, makan makanan bergizi. Jika harus dirawat, akan diberikan obat antivirus.

“Untuk pencegahan penyakit ini terutama bagi kelompok rentan dan riwayat penyakit kronik, bisa lakukan vansinasi, jaga kebersihan mencuci tangan dengan sabun, gunakan masker, tutup mulut dan hidung dengan tisu jika batuk atau bersin, jaga jarak dan makan makanan bergizi serta olahraga,” tutupnya. (Dini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top