Suara Warga Untuk Pembangunan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah sukses mengadakan berbagai program pembangunan di tahun 2025. Program yang dicanangkan bertujuan untuk mendukung pertumbuhan khususnya di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial. Terlebih program 3G (Gampang Sembako, Gampang Kerja, Gampang Sekolah) manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat.

Implementasi program-program ini pun mengundang berbagai reaksi dari masyarakat. Dari sisi sosial, Ketua Karang Taruna Kota Tangerang Aditya Pratama menyebut, program yang dicanangkan Pemkot Tangerang melalui Dinas Sosial sudah terjalankan dengan cukup baik.

“Karang Taruna menjadi mitra Dinas Sosial untuk mencegah masalah sosial yang mungkin timbul di masyarakat,” tuturnya, Selasa (10/12/2025).

Program-program yang dijalankan oleh Dinas Sosial seperti rehabilitasi sosial, pemberian perlindungan dan jaminan sosial, juga pemberdayaan sosial membekali masyarakat terutama dari kelompok-kelompok rentan dengan kemampuan yang relevan. Ini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, anak-anak juga mulai merasakan manfaat dari upaya Kota Tangerang menjadi Kota Ramah Anak. Ketua Forum Anak Kota Tangerang (FAKT) Husnud Dzihni menyebut, FAKT bersama Pemkot Tangerang terus mendorong pemenuhan hak anak-anak di Kota Tangerang

Tuntutan tersebut dituangkan FAKT dalam Suara Anak Kota Tangerang yang memuat 15 poin aspirasi seluruh anak di Kota Tangerang. Salah satu aspirasi para anak adalah desakan kepada Pemerintah Kota Tangerang agar memperkuat perlindungan data pribadi anak dan mendorong agar sarana dan prasarana seperti institusi pendidikan menyediakan ruang yang ramah bagi anak-anak.

“Semoga pemerataan fasilitas ramah anak dan sosialisasi kebijakan bisa menjangkau semua anak di Kota Tangerang. Anak-anak perlu penyediaan ruang bermain dan program perlindungan anak,” tuturnya Minggu (7/12/2025).

Di bidang ketahanan pangan, Pemkot Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang juga terus mempercepat implementasi. Pemerintah hadir dengan memberikan pendampingan serta fasilitas pertanian urban farming kepada kelompok wanita tani (KWT) yang tersebar di 13 kecamatan se-Kota Tangerang.

Ketua Forum KWT Kota Tangerang Tina Maretina menyebut, saat ini upaya ketahanan pangan dimulai dari level akar rumput. “KWT menjadi contoh baik agar masyarakat sekitar bisa turut serta dalam upaya pemenuhan ketahanan pangan,” tuturnya, Senin (8/12/2025).

Ia mengapresiasi kinerja pemerintah yang terus bekerja sama dengan para ibu-ibu petani. Tina berharap agar kerja sama tersebut bisa terus terjalin dan DKP Kota Tangerang terus aktif dalam melakukan pembinaan kepada petani kecil di masyarakat. (Luigi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top