Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong optimalisasi penggunaan super apps Tangerang Live agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak sekadar menghadirkan teknologi yang ramah pengguna (user-friendly), Pemkot Tangerang juga berkomitmen memberikan pendampingan khusus agar transformasi digital dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh semua kalangan usia.
Kepala Bidang Pengembangan e-Government Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Rizki F. Sunaryo, mengakui bahwa adopsi teknologi aplikasi masih menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia). Namun, pihaknya menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah hambatan yang berarti.
“Kami memahami segmen lansia memerlukan pemahaman ekstra dalam menggunakan super apps Tangerang Live. Oleh karena itu, kami siap memberikan sosialisasi lebih dari satu kali, bahkan dengan durasi yang lebih panjang jika diperlukan,” ujar Rizki. Fajrin
Manfaat bagi Generasi Muda
Di sisi lain, Diskominfo Kota Tangerang juga menyasar kelompok mahasiswa dengan mengintegrasikan berbagai fitur strategis ke dalam aplikasi tersebut.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhani, menjelaskan bahwa Tangerang Live telah menjadi pusat layanan praktis untuk menunjang kebutuhan akademis hingga pengembangan karier.
“Bagi mahasiswa, ada fitur krusial seperti pengajuan bantuan sosial pendidikan bagi mahasiswa yang kurang mampu. Selain itu, urusan administrasi kependudukan seperti perubahan data pada KTP atau kartu keluarga (KK) kini bisa dilakukan melalui fitur Sobat Dukcapil,” ungkap Mugiya.
Tidak berhenti di sektor administrasi, aplikasi ini juga menjadi jembatan bagi mahasiswa dan pencari kerja untuk memasuki dunia profesional. Melalui fitur Job Fair, pengguna dapat dengan mudah memantau lowongan pekerjaan terkini. Selain itu, tersedia pula akses informasi mengenai pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan keahlian tambahan.
“Tujuannya jelas, agar integrasi layanan ini tidak hanya memudahkan urusan birokrasi, tetapi juga menjadi alat bantu yang solutif bagi pengembangan kompetensi dan kesejahteraan warga,” pungkas Mugiya. Fajrin
