Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang resmi menggelar Kongres Pertama dan Deklarasi pada Jumat (26/12/2025) di Ruang Rapat BPBD Kota Tangerang. Kegiatan ini bertujuan menguatkan komitmen lintas sektor dalam upaya penanganan bencana di Kota Tangerang sekaligus memilih Ketua FPRB Kota Tangerang.
Kongres FPRB Pertama dihadiri oleh PLT BPBD Kota Tangerang Mahdiar, sejumlah petinggi DPRD Kota Tangerang, serta berbagai elemen masyarakat dari unsur komunitas tanggap bencana, akademisi, dan media. Mahdiar menyebut, kolaborasi lintas sektor penting dalam penanggulangan bencana.
“Setiap unsur memiliki kekuatan dan kapasitas masing-masing dalam penanganan bencana, yang disinergikan akan membentuk jejaring kolaborasi yang kokoh dan berkelanjutan,” tuturnya Jumat (26/12/2025).
Mahdiar menambahkan, FPRB nantinya akan menjadi wadah komunikasi nonformal antarinstansi tanggap kebencanaan, Di dalamnya, para anggota bisa berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penanganan bencana serta mempermudah komunikasi ketika terjadi situasi bencana.
Dalam kongres tersebut juga, Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Supiani resmi terpilih sebagai Ketua FPRB Kota Tangerang periode 2026—2029. Dalam sambutannya, ia berujar bahwa menjadi amanat dan tanggung jawab besar menahkodai FPRB yang baru terbentuk.
“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh peserta forum yang sudah mempercayai saya, mari bersama-sama bekerja untuk ketangguhan bencana di Kota Tangerang,” tuturnya.
