Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mencatat, peningkatan jumlah ibu yang memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif mengalami tren positif. Guna menjaga tren kenaikan tersebut sekaligus menjawab tantangan perkotaan, pemerintah berkolaborasi dengan Yayasan Project HOPE Indonesia dan AIMI memperkuat sinergi untuk mendorong pemenuhan hak ASI eksklusif khususnya bagi para ibu bekerja.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang drg. Sari Nur Arofah mengatakan, berdasarkan data pencatatan kesadaran masyarakat akan pentingnya ASI bagi tumbuh kembang bayi di Kota Tangerang mengalami peningkatan dan semakin membaik. Meski demikian, transisi saat ibu kembali bekerja setelah masa cuti melahirkan masih menjadi tantangan utama yang berpotensi menurunkan konsistensi pemberian ASI hingga enam bulan.
“Untuk itu, seminar ini digelar sebagai bentuk advokasi untuk mendorong instansi pemerintah dan sektor swasta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi ibu menyusui, sehingga pemenuhan ASI eksklusif hingga anak berusia dua tahun dapat terwujud,” katanya.
Sekretaris Jenderal AIMI Lianita Prawindarti mengapresiasi capaian cakupan ASI eksklusif Kota Tangerang yang berada di atas rata-rata nasional 61 persen hingga 62 persen. Ia juga menekankan pentingnya upaya penguatan dukungan bagi ibu bekerja, seperti pengawasan Ruang Laktasi Perkantoran dengan cara mendorong instansi pemerintah, swasta, dan pengelola tempat umum di untuk menyediakan fasilitas ruang menyusui/memompa ASI yang representatif dan higienis. Edukasi Manajemen ASI Perah (ASIP) dengan mengelar sosialisasi secara berkala melalui puskesmas dan posyandu mengenai tata cara memompa, menyimpan, hingga mendistribusikan ASIP bagi ibu aktif.
Lanjutnya, Konseling Menyusui Terintegrasi dengan membuka layanan konseling laktasi gratis di fasilitas kesehatan daerah untuk membantu ibu bekerja mengatasi kendala teknis maupun psikologis saat menyusui. Serta Advokasi Kebijakan Ramah Ibu & Anak dengan mengimbau para pemberi kerja, untuk memberikan fleksibilitas waktu bagi pekerja wanita untuk memompa ASI di sela jam kerja. (Dini)
