Festival Kali Sabi 2026 Ajak Masyarakat Jaga Sungai

Banksasuci Foundation akan menggelar Festival Kali Sabi 2026 pada Minggu, 12 Juli 2026, mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WIB di Kawasan Industri Kali Sabi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas. Mengusung tema “Bersih Kalinya, Sehat Warganya”, festival ini menjadi ajang kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pelestarian lingkungan, khususnya kawasan Kali Sabi.

Beragam kegiatan akan digelar dalam festival tersebut, mulai dari aksi bersih-bersih Kali Sabi, penanaman pohon, tebar benih ikan lele, senam sehat, pagelaran UMKM, hingga edukasi komunikasi perubahan perilaku kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat melalui kolaborasi pentahelix guna mewujudkan Kali Sabi yang bersih, sehat, dan lestari secara berkelanjutan.

Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, mengatakan Kali Sabi merupakan salah satu sungai yang kerap meluap dan menyebabkan banjir di wilayah sekitarnya. Bahkan, pada kejadian banjir terakhir, tinggi genangan air dilaporkan mencapai sekitar dua meter.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh penyempitan dan pendangkalan sungai, serta penumpukan sampah yang menghambat aliran air.

“Melalui Festival Kali Sabi 2026, kami ingin membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Kali Sabi. Penanganan sungai tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar upaya ini berjalan secara simultan dan berkelanjutan,” ujar Ade.

Selain persoalan sampah, Ade juga menyoroti pencemaran limbah industri yang masih menjadi tantangan. Pasalnya, Kali Sabi merupakan salah satu sungai yang bermuara dan berkontribusi terhadap kualitas air Sungai Cisadane. Karena itu, ia berharap seluruh perusahaan di kawasan Kali Sabi dapat memastikan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) beroperasi secara optimal sehingga tidak ada limbah yang mencemari sungai.

Ia berharap Festival Kali Sabi dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat sekaligus menjadi langkah nyata dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. “Harapan kami, Festival Kali Sabi dapat menjadi agenda tahunan yang mampu membangun budaya peduli lingkungan, meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi, sekaligus mewujudkan sungai yang bersih dan masyarakat yang sehat,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top